msaceh

Berita

Berita (1058)

7 Orang Hakim Baru Ditempatkan Dalam Wilayah Hukum MS Aceh | (1/10)

Banda Aceh | ms-aceh.go.id

Sesuai dengan surat Dirjen Badilag No. 1596/DjA/Kp.04.6/IX/2013 tanggal 27 September 2013 tentang penempatan calon hakim peradilan agama yang dimuat pada badilag.net edisi 27 September 2013, terdapat 7 (tujuh) orang hakim yang ditempatkan pada lingkungan Mahkamah Syar’iyah Aceh. Ketujuh orang tersebut bersamaan dengan penempatan 76 orang hakim baru di seluruh Indonesia yang telah terbit Keputusan Presiden No. 108/P Tahun 2013.

Dalam surat yang ditujukan kepada Ketua MS Aceh dan Ketua PTA seluruh Indonesia tersebut disebutkan bahwa ke 76 orang hakim baru akan dilakukan pendefititifan/penempatan tugas. Diminta kepada Ketua tingkat banding untuk memberitahukan kepada mereka yang mutasi dari wilayah masing-masing agar mengoreksi keakuratan data kepegawaian yang meliputi Nama, NIP, Jabatan, Pangkat dan Golongan/Ruang Terakhir yang diupload dalam Simpeg sebagai dasar penerbitan SK mutasi. Apabila terdapat ketidakakuratan data agar secepatnya diperbaiki dengan melapor kepada administrator Simpeg pada satker yang bersangkutan.

Staf Subbag KepegawaianMS Aceh Ainal Mardhiah, S. Ag mengatakan bahwa pihaknya telah mengirim surat ke satker yang bersangkutan agar mengoreksi data kepegawaian masing-masing sebagaimana dimaksud surat Dirjen Badilag. Dijelaskan oleh Ainal Mardhiah, koreksi data kepegawaian bagi hakim baru sangat penting agar tidak terjadi kekeliruan sehingga tidak ada kendala pada saat melaksanakan tugas. “Suratnya sudah dikirim semoga dapat ditindaklanjuti,” kata Ainal Mardhiah menjelaskan.

Sementara itu, Ketua MS Aceh Dr. H. Idris Mahmudy, SH., MH menjelaskan bahwa dengan penambahan hakim baru tersebut akan sangat berarti bagi satker yang bersangkutan, mengingat selama ini dirasakan kekurangan hakim. Menurut Ketua, idealnya setiap satker mendapat jatah satu orang hakim, namun demikian dengan penambahan 7 orang hakim baru untuk semua MS yang ada sejumlah 20 satker diangap sudah lumayan.  “Kita bersyukur ada penambahan hakim sebanyak 7 orang semoga dengan penambahan hakim ini dapat meningkatkan kinerja,” kata Ketua berharap.

Ketujuh orang hakim yang ditempatkan dalam wilayah MS Aceh sebagai berikut :

No

N a m a

NIP

G/R

Tempat Tugas

1.

Muh. Azhar Hasibuan, S. HI., MA

19820814.200912.1.006

III/b

MS Langsa

2.

Ridho Setiawan, S. HI., M.E.Sy

19800103.200912.1.003

III/b

MS Blangkajeren

3.

Hasbullah Wahyudin, S. HI

19840131.200912.1.005

III/a

MS Sabang

4.

Handika Fuji Sunu, S. HI

19870604.200912.1.002

III/a

MS Kualasimpang

5.

Fadhilah Halim, S. HI

19840412.200912.2.007

III/b

MS Kualasimpang

6.

Abu Jahid Darso Atmojo, LL.M

19780706.200912.1.003

III/b

MS Langsa

7.

Ertika Urie, S. HI

19850406.200912.2.004

III/a

MS Sp. Redelong

Selamat bergabung dengan Mahkamah Syar’iyah sebagai hakim yang akan memeriksa perkara perdata dan perkara jinayat semoga dapat memberikan  nilai positif untuk menuju peradilan yang agung.

  (AHP)

Read more...

Comment

62 Orang Tenaga Teknis MS se Aceh Naik Pangkat Periode April 2014 | (24/12)

Banda Aceh | ms-aceh.go.id

Kenaikan pangkat adalah dambaan semua hakim dan pegawai karena dengan kenaikan pangkat akan ada nilai tambah seperti kenaikan gaji pokok, kenaikan tunjangan dan lain-lain. Selain itu, untuk menduduki jabatan struktural ada ketentuan pangkat minimal dan bagi hakim yang akan promosi mutasi pindah ke pengadilan dengan kelas yang lebih tinggi juga ada ketentuan pangkat minimal. Oleh sebab itu diharapkan kenaikan pangkat tidak terlambat dan lebih baik lagi apabila mendapatkan kenaikan pangkat pilihan.

Kasubbag Kepegawaian MS Aceh H. Ansharullah, SH., MH mengatakan bahwa pihaknya selalu berusaha agar kenaikan pangkat hakim dan pegawai tepat waktu, baik kenaikan pangkat reguler, pilihan maupun penyesuaian Ijazah.

“Kami berusaha agar kenaikan pangkat berhasil tepat waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar H. Ansharullah menjelaskan.

Sesuai dengan surat Dirjen Badilag MARI No. 2239/DjA.2/KP.04.1/XII/2013 tanggal 20 Desember 2013 yang ditujukan kepada Ketua MS Aceh dan Ketua PTA seluruh Indonesia tentang Pemberitahuan Kenaikan Pangkat Reguler Tenaga Teknis Periode April 2014 terdapat 1462 orang tenaga teknis yang akan naik pangkat TMT April 2014, 62 orang diantaranya berasal dari MS se Aceh. Rinciannya adalah golongan II 11orang, golongan III 23orang dan golongan IV 28orang. 

Dalam surat yang ditanda tangani Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Dr. H. Fauzan, SH., MH., MM tersebut dijelaskan bahw proses kenaikan pangkat menggunakan sistim paperless dan setelah data kepegawaian di masing-masing satker diverifikasi melalui aplikasi Simpeg,  ternyata masih banyak data kepegawaian dan lampiran data elektronik yang belum lengkap. Oleh sebab itu diminta agar melakukan langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Mengecek kelengkapan dan keakuratan data dalam lampiran.
  2. Memberikan penjelasan kenaikan pangkatnya. Misal kenaikan pangkat reguler, pilihan, penyesuaian ijazah atau tidak bisa naik pangkat (pangkat mentok) dalam kolom keterangan.
  3. Mengupload data pegawai dan dokumen elektronik persyaratan kenaikan pangkat reguler periode April 2014 ke dalam aplikasi Simpeg dan E-dokumen.
  4. Mengisi daftar tambahan terhadap pegawai yang ternyata yang seharusnya naik pangkat, tetapi namanya tidak tercantum dalam daftar lampiran.
  5. Segera melengkapi data yang kurang lengkap tersebut dan mengirimkan melalui E-mail dengan alamat Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. dengan batas waktu paling lambat sampai dengan tanggal 30 Desember 2013. Diingatkan oleh Badilag bahwa hanya akan memproses kenaikan pangkat yang datanya lengkap.

Menurut keterangan H. Ansharullah bahwa kenaikan pangkat tenaga teknis yang berasal dari MS Aceh  telah lengkap datanya sedangkan dari satker lain supaya dicek lagi agar tidak ada data yang tidak lengkap. Ia berharap pengelola kepegawaian pada MS se Aceh supaya segera melengkapi data kepegawaian sehingga tidak ada kendala dalam kenaikan pangkat tersebut. “Tolong dicek kelengkapan data kepegawaian pada aplikasi Simpeg terutama yang akan naik pangkat periode April 2014,” pinta H. Ansharullah.

Semoga kenaikan pangkat bagi tenaga teknis periode April 2014 berjalan dengan lancar dan menerima SK tepat pada waktunya, amin.

(AHP)

Read more...

Comment

597 Hakim Peradilan Agama Mendapat Mutasi/Promosi Tahap I | (23/08)

Jakarta|Badilag.net

Sebanyak 597 hakim di lingkungan peradilan agama mendapatkan mutasi/promosi jabatan tahap I tahun 2011. Kepastian ini tertuang dalam lampiran surat Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Nomor 2688/DJA.2/KP.04.6/VIII/2011 tanggal 23 Agustus 2011 perihal Hasil Rapat TPM Mahkamah Agung RI. (silahkan klik disini).

Kabar gembira ini sekaligus menjadi momentum luar biasa bagi hakim di lingkungan peradilan agama karena sebelumnya hasil mutasi/promosi tidak diumumkan secara terbuka kepada publik.

Ke-597 hakim itu dimutasi atau dipromosikan untuk menduduki posisi Ketua, Wakil Ketua, maupun hakim di Pengadilan Agama/Mahkamah Syar'iyah dan Pengadilan Tinggi Agama/Mahkamah Syar'iyah Aceh. Selain itu, ditetapkan pula nama-nama hakim yang akan mengisi jabatan Ketua, Wakil Ketua, dan hakim di 16 Pengadilan Agama yang baru dibentuk berdasarkan Kepres Nomor 3 Tahun 2011.

Dalam surat Dirjen tersebut, ada tiga poin penting yang harus diperhatikan oleh hakim yang mendapatkan mutasi/promosi. Yang pertama adalah dalam rangka pengakuratan data, mereka yang mendapatkan mutasi/promosi agar mengoreksi keakuratan data kepegawaian masing-masing (nama, NIP, pangkat terakhir, gelar akademik) dengan cara memperbaiki datanya melalui simpeg online dengan alamat: http://simpeg.badilag.net/simkep.

Yang kedua, untuk kelancaran pembayaran biaya pindah, Dirjen meminta kepada mereka yang tercantum namanya agar segera mengirimkan berkas untuk bahan pengurusan biaya pindah, yaitu Surat Keterangan untuk mendapatkan tunjangan keluarga (KP-4); Foto kopi nomor rekening (BNI atau BRI) yang dilampiri dengan surat pernyataan bahwa nomor rekening tersebut masih aktif dan benar-benar milik pribadi.

Yang ketiga, bagi hakim yang mutasi kenaikan pangkat per 1 Oktober 2011, pelantikannya agar dilakukan setelah menerima atau dicairkannya gaji baru di tempat lama sesuai dengan SK kenaikan pangkat dimaksud.

Ditemui redaksi badilag.net di ruang kerjanya, Kasubdit Mutasi Hakim Sunarto mengatakan bahwa Hasil TPM ini merupakan tahap pertama dan nanti akan ada TPM tahap kedua. Oleh karena itu, dia meminta agar hakim yang namanya tidak tercantum dalam TPM tahap pertama ini  untuk tidak usah berkecil hati.

“Insya Allah nanti TPM tahap kedua akan dilakukan sekitar bulan Oktober tahun ini," ujar Sunarto.

Sunarto juga memberikan ucapan selamat kepada mereka yang mendapatkan mutasi/promosi. “Selamat untuk mereka namanya tercantum. Saya berpesan agar dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya di satker yang baru," ungkapnya.

(wahyu setiawan)

Read more...

Comment

Subscribe to this RSS feed
lapor.png maklumat_pelayanan.jpg

HUBUNGI KAMI

Mahkamah Syar'iyah Aceh

Jl. T. Nyak Arief, Komplek Keistimewaan Aceh

Telp: 0651-7555976
Fax: 0651-7555977

Email :

ms.aceh@gmail.com

hukum.msaceh@gmail.com

kepegawaianmsaceh@gmail.com

jinayat.msaceh@gmail.com

LOKASI KANTOR

Mahkamah Syar'iyah Aceh © 2019